Ada beberapa tarian sakral di bali yang biasanya disajikan dalam acara upacara ritual tertentu, dan pada saat menari penari tersebut kerauhan atau kesurupan gaess, misalnya tarian sakral rejang ngunda atau tari telek. Fenomena tersebut dianggap para penari tersebut terkoneksi dengan para leluhur mereka, makanya mereka kesurupan. Diawali dengan beberapa gerakan yang dinamis dan tidak terkontrol, dan para kru pertunjukanpun sudah siap-siap untuk berjaga agar penari tidak cidera, saat itulah para penari terhubung dengan alam ghaib, terkoneks dengan leluhurnya ataupun para dewa. Walaupun sudah terbiasa dan berjaga-jaga tetap saja suasana jadi mencekam dan histeris gaess. dengan sigap para petugas yang berjaga langsung membopong dan membawa kedalam untuk dipantau mereka kerauhan siapa gaess dan setelah itu segera disadarkan kembali. Begitulah seni budaya nusantara saking sangat dekatnya dengan alam, maka unsur eksotis, ritmis dan erotis selalu menempel pada setiap karya seni adat tradisi dan budayanya. Mungkin inilah cara untuk merawat tradisi nusantara gaess.
Komentar