Postingan

tapak

menu sarapan nasi campur pecel

Gambar
 

makin banyak stasiun televisi makin banyak bintang yang dilahirkan

Gambar
Perkembangan teknologi serta kecepatan informasi dunia akan banyak sekali melahirkan talenta-talenta muda dalam stasiun atau broadcast untuk mengurusnya. Baik itu talenta bintang siaran, bintang film atau sinetron atau mungkin juga ajang pencarian bakat dan keindahan alam sebagai kebutuhan syuting, Sangat berarti banget bahwa perkembangan dunia digital menyentuh aksi-aksi anak muda jaman sekarang, karena banyak chanel dan stasiun saling memberikan tampilan terbaiknya. Di indonesia banyaknya stasiun televisi memberikan keuntungan besar bagi perkembangan budaya bangsa, terutama sebagai sarana pelestarian dan penyebaran nilai-nilai lokal kepada masyarakat luas. Juga darisana akan lahir bakat-bakat dalam dunia pertelevisian digital terutama talenta -talenta akting drama atai sinetron bahkan juga film. Dan sangat berhubungan dengan tumbuhnya bintang-bintang dunia ini gaess. Misalnya bintang sinetron esta pramanita, ciwi yang mulai banyak terlibat dalam dunia akting gaess. Diusia ke duapuluh...

anak muda jaman sekarang makin menyukai seni tradisional

Gambar
Kesenian bantengan di malang raya sudah sangat populer dikalangan anak-anak muda jaman sekarang gaess, baik yang memainkan sebagai pemain bantengnya, sebagai kru pendamping, juga sebagai pengatur foto dan dokumentasi seta membuat postingan di media sosial juga sudah mulai siap untuk mengatur manajemen komunitas. Wow keren banget yaa gaess ternyata genZ ini sudah melibatkan diri dalam komunitas bantengan sangat dalem, makanya para penontonnya pun kini lebih banyak yang muda-muda dengan suatu kesadaran bahwa bantegan merupakan identitas malangraya yang harus didukung serta sebagai penonton yang untuk mensukseskan pementasan, Keren yaa bila generasi muda sudah mencapai kesadaran dalam memajukan seni budaya milik bangsa gaess, sehingga semuanya saling support dan saling bantu dan menghargai karya seni di nusantara ini.  

anak jaman sekarang nggak ada takut-takutnya

Gambar
Beda anak jaman dulu dengan anak-anak jaman sekarang , mereka genZ dan gen alpha ini rasanya nggak ada takut-takutnya dengan sosok seni tradisi yang rupanya menakutkan. Mereka hanya tersenyum atau malah ada yang mengikuti solah gerak dari pemain seni tradisional yang sedang mendekati dan menari dihadapannya. Kalau anak-anak jaman dulu menontonnya dari jauh dan itupun harus dengan keluarganya atau bersama kawan-kawannya, sangat jarang mereka datang sendiri menonton. Melihat sosok butho atau barongan bahkan yag paling lucupun takut, bahkan dulu sering dijadikan kemeriahan ketika anak-anak itu didekati dan di kejar karena mereka lari dan nangis jadi satu gaess. Herannya anak-anak sekarang biasa ajah tuh, dua generasi terakhir setelah covid ini rasanya sudah sangat dekat dengan kecepatan informasi yang didapatkan dari internet dan media sosialnya makanya literasi mereka sangat kuat dalam memandang kesenoan tradisi adalah seni budaya milik bangsa yang harusnya dirawat dan dilestarikan, jadi...

sicantik berkebaya merah menyala

Gambar
Generasi kekinian genZ suka menunjukkan kecintaan buadaya tradisi melalui media sosial, seperti membuat konten tari tradisional ,menyanyi  bergaya dengan busana tradisional seakan promo budaya didaerahnya atau mengenakan wastra nusantara yang dikemas secara kekinian. Misalnya penyanyi dangdut yang biasanya berpakaian minim kini naik diatas panggung mengenakan desain brokat kebaya merah menyala dipadu dengan kain batik dengan tujuan agar bisa bergoyang terasa seperti busana casual karena enak juga dibikin bergoyang gaess. Yaa sakah satunya yesa oktavia nampak makin cantik dengan kebaya, pakai kain batiak, sepertinya ia sengaja melakukanya yang kemudian diunggah ke media sosialnya berupaya untuk menciptakan trend, dengan memadupadankan tradisional dan dangdut koplo modern tersebut secara digital mereka visualkan kemudian  bagikan dengan platform aplikasi kekinian, mungkin saja berusaha untuk mendapatkan kesuakaan dan komentar gaess.

nyarap bubur koyor

Gambar
Mengenal kuliner kikil lembut dengan sebutan koyor ini artinya masih sekitar masakan khas semarangan gaess. Ada di ambarawa kabupaten semarang ,tempat sarapan ini  legendaris dan terkenal dengan bubur koyornya yang bertekstur sangat empuk, lembut, serta disajikan bersama siraman kuah bercita rasa gurih yang khas. Karena udara sekitar ambarawa sangat dingin dan mendukung makan makanan hangat, juga bubur koyor ini sangat digemari pembeli, hidangan ini biasanya sudah ludes atau habis dalam waktu sekitar 2 jam setelah warung on air gaess. Keren yaa gaess.

sate klatak dan kronyosan khas jogja

Gambar
  Sate klatak mak adi sudah sangat populer bagi para pemburu kuliner, lokasi warungnya ada di jalan imogiri timur km sembilan jati wonokromo pleret bantul jogjakarta. Dikenal sebagai sate klatak ini rupanya dari bunyi garam yang di taburkan bakaran satenya gaess. Sate klatak ini bahan dasarnya daging kambing muda yang ditusuk dengan jeruji sepeda, mungkin dirasakan panasnya bikin merata daging diatas bakaran. Sate klatak ini bumbunya sangat minimalis hanya garam, merica dan bawang. Disajikan dengan kuah gule tetapi wadahnya terpisah, sehingga memudahkan penikmatnya mengatur seberapa banyak kuah yang dibutuhkannya. Selain sate klatak warung mak adi ini juga mempunyai menu kronyos, berbahan daging kambing berupa sandung lamur, merupakan bagian lemak dan daging yang di iris dadu dan digoreng garing bagian luarnya dan dalamnya lembut juicy gaess. Sangat nikmat disantap dengan irisan kubis dan cabe rawit atau sambal, bisa juga di kasih kuah gule wow makin mantep gaess. Cari alamat warun...