Postingan

tapak

aksi bantengan junior latihan mberot

Gambar
Eksistensi kesenian tradisional sangat bergantung dengan masyarakat pendukungnya serta tersedianya sumber daya untuk kebutuhan regenerasi. Latihan-latihan yang sudah dilakukan baik fisik maupun metal serta ketrampilan memainkan properti adalah bagian persiapan acara, latihan terus tanpa ada pementasan tentusaja akan membuat jenuh para peserta latihan gaess. Demikian juga bocil-bocil disekitar wilayah malang raya dan kota batu aksi mereka menjadi bantengan junior ini setelah berlatih membutuhkan pembuktian melalui pementasan, senang dan kebanggaan mampu memberikan tampilan permainan hasil latihan sekaligus membuktikan bahwa bocil-bocil ini layak menjadi pemain bantengan dimasa datang gaess. Meskipun semuanya tidak main bantengan tetapi ada beberapa bagian pekerjaan lainnya, yaitu musisi pemukul gamelan, pendamping yang mengekang bantengan , pemain cemeti, dan bagian kelengkapan  kru lainnya gaess. Tentusaja juga melatih cara-cara promosi dan pengambilan video acara baik sebagai doku...

bocil latihan dasar mbarong

Gambar
Mbarong ini dari asal pembarong yang memainkan dadag merak singo barong dalam pertunjukan reyog ponorogo. Jadi pembarong merupakan faktor penting dalam pertunjukan reyog ponorogo gaess. Jika dilihat dari dadag merak singo barong ini beratnya standar sekitar enampuluh hingga seratus kilogram kalau ukuran kecil antara tigapuluh hingga limapuluh kilogram gaess, ditopang dengan kekuatan gigi dan rahang yang sudah terlatih gaess. Disamping itu juga latihan kaki kuda-kuda dan ketrampilan tehnik tangan untuk mengangkat singo barong serta menari yang mendukung estetikanya. Sementara bocil yang sedang berlatih ini melatih kekuatan rahang, leher, punggung dan bahu bisa saja hingga berbulan bulan hingga mampu mengangkatnya gaess. Kesenian tradisional reyog ponorogo mempersiapkan kader-kadernya yang punya bakat atau berminat berlatih kekuatan fisiknya agar pembarong tersedia sumber penerusnya.  Inilah cara-cara regenerasi merawat tradisi. Salam budaya

imaji coretan

Gambar
 

bantengan mberot di malang raya

Gambar
  Bantengan mberot merupakan istilah dari kesenian tradisional bantengan yang sangat populer di malang raya dan kota batu. Kata mberot berasal dari bahasa jawa yang artinya brontak, meronta atau bergerak liar. Gerakan ini menirukan amukan banteng yang menyatu dengan elemen sakral, iringan musik macapat atau jaranan, serta atraksi pemain yang mengalami trance atau ndadi dalam istilah kesenian tradisional gaess. Bantengan ini juga kdang kolebs dengan pencak silat dan sound horegh jadi alternatif hibura anak-anak muda jaman sekarang suka ria berjoget dan melihat pertunjukan bantengan yang dimainkan oleh genZ baik laki-laki maupun perempuan makanya bantengan makin menyala dimata anak-anak muda di malang raya.

merawat seribu pintu sebagai cagar budaya

Gambar
Gedung lawang sewu di semarang dirancang oleh arsitek berkebangsaan belanda yaitu conelius cosman citroen dengan pengawas firma kontraktor belanda yang dikepalai oleh prof. jakob f. klinkhamer dan bj ouëndag, dan yang kemudian pengerjaan pembangunanya secara bertahap. Pembangunan gedung utama dimulai pada tanggal duatujuh februari sembilanbelas kosong empat dan selesai tiga tahun kemudian, sedangkan bangunan tambahan dikerjakan pada tahun sembilanbelas enambelas hingga selesai pada dua tahun kemudian. Gedung ini dibuat untuk kantor pusat adminstrasi perusahaan kereta api, milik perusahaan swasta Belanda bernama nederlandsch-indische spoorweg maatschappij . Hingga kini usia gedung lawangsewu sudah lebih dua abad gaess, dan gedung ini masih berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan menjadi destinasi wisata kota semarang. Bangunan yang unik dengan beberapa peninggalan barang-barang sekitar perkereta apian jaman dulu gaess. Mungkin kamu akan penasaran kenapa kok disebut lawang sewu, lawan...

apresiasi penonton jfc 2026

Gambar
 

sisi eksotik tari tradisional

Gambar
Seni tari yang nyaman dinikmati mungkin saja tidak sekedar hafalan dan tematiknya tertangkap oleh mata penontonnya. Mestinya ada unsur pembentuk tari tradisional menjadi sangat menarik. Unsur-unsur dasar yang utama seperti wiraga yaitu kemampuan gerakan tubuh dan secara fisik dirasakan secara intens, kemudian yang tak kalah penting yaitu wirama yakni bagaimana gerakan seriama dengan ketukan atau musik pengiringnya, baru menyangkut wirasa bahwa wiraga dan wirama tadi akan membentuk rasa sehingga tarian yang ditarikan oleh penari tadi berkarakter gaess. Dipadukan dengan  unsur pendukung seperti tata rias dan busana , properti , dan pola lantai yang membuat pertunjukan menjadi padu dan indah dan nyaman banget dinikmati.  Ada tari yang dinikmati dengan kenyamanan hati justru menjadi seperti tarian sakral. Ini karena selain unsur dasar dan pendukungnya tari tradisional jawa ini secara spiritual terdapat unsur yang harus terus dilatih untuk menjadikan tari tradisional tadi secara o...