Postingan

tapak

tradisi methil pari petani magetan

Gambar
Acara biasanya diawali pembacaan mantra dan persembahan sesaji oleh sesepuh desa sebagai tradisi methil atau metik pari sebelum panen raya. Lalu dengan pemotongan beberapa tangkai padi pilihan oleh sesepuh adat atau petani sebagai tanda dimulainya masa panen. Para petani berkumpul di area persawahan dengan membawa makanan sederhana seperti nasi, lauk-pauk, tumpeng, atau jajanan tradisional untuk didoakan bersama-sama. Setelah doa selesai, makanan dinikmati bersama di atas tikar di pinggir atau tengah sawah sebagai lambang kebersamaan secara gotong royong sesama warga desa. Inilah tradisi petani magetan jawa timur dalam rangka merawat tradisi nusantara gaess.

dilla menari topeng dengan penjiwaan ego dan amarah rahwana

Gambar
Karakter topeng tokoh rahwana atau klana digambarkan sebagai raja raksasa dari Alengka yang penuh ambisi dan ego. Dalam konteks filosofi tari topeng, tarian ini merepresentasikan sisi buruk amarah yang ada di dalam diri setiap manusia. Melalui tarian ini, penari tidak hanya memainkan karakter luar, tetapi menyampaikan pesan bahwa manusia harus belajar mengendalikan hawa nafsu dan sifat buruk dalam dirinya sendiri. Seniman muda budaya sunda fadila damayanti juga pernah menarikannya dan mendapatkan pujian karena memainkan dengan penuh penjiwaan dan kelincahannya yang menunjukan karakter rahwana gaess. Salut untuk fadila

termakan harapan palsu

Gambar
Istilah ini berasal dari judul drama terkena dengan bahasa indonesia yaitu menunggu godot atau waiting for godot karya dramawan Irlandia, Samuel Beckett, yang pertama kali dipentaskan pada tahun 1953. Di indonesia pun sudah banyak maestro teater yang memainkan naskah tersebut gaess , misalnya tetaer yang di sutradarai oleh arifin c noor, juga banyak yang dimainkan oleh komunitas teater tanah air lainnya. Menunggu godot ini memainkan situasi psikososial menunggu sesuatu tetapi yang ditunggu tak kunjung datang gaess. Menggambarkan cerita dua orang gelandangan bernama Vladimir dan Estragon yang menghabiskan seluruh waktu mereka di bawah sebatang pohon untuk menunggu seseorang bernama godot yang ta datang-datang.  Lakon ini merupakan bagian dari teater absurdisme yang menggambarkan kondisi manusia yang terjebak dalam rutinitas tanpa makna atau kepastian dan termakan oleh harapan palsu.

di jawa tengah ada serabi dengan juruh gula santan

Gambar
Serabi juruh berbahan terigu dan tepung beras , ada telur dan gulanya dicampur dan dikopyok degan kocokan kemudian dicetak dan dipanggang dengan gerabah diatas tungku kayu rasanya manis gurih. Kemudian saat menyajikannya dibuatkan juruh dari gula merah yang dicairkan lalu dikasih santan dan daun pandan, rasanya akan manis gurih berkuah gaess. Serabi ini biasa didapatkan dari budaya masyarakat jawa tengah dan seputar yogyakarta. tapi di solo ada juga serabi yang tidak pakai juruh ataunkuah gerih manis gaess. Namanya serabi notosuman mungkin karena letaknya di jalan notosuman.

barongan kepala tiga aksi

Gambar
 

ciwi-ciwi suka trance kerasukan saat main bantengan

Gambar
 

tari bedaya merupakan tari sakral

Gambar
Penampilan tari di institut seni surakarta kadang diadakan sbagai penilaian ujian , ada beberapa tari bedaya , dan kali ii tari bedaya andhuk juga biasa disebut bedaya gadhung. Mungkin karena tari ini sebagai tari yang sudah langka dan jarang ditarikan. Tari bedaya ini ditampilkan dalam acara pentas tari putri dengan tema tari bedaya  yaitu yang dilakukan secara berbaris dengan iringan gamelan dan nyanyian. Dalam pengertian praktis, jadi bedaya   adalah tarian klasik putri Jawa yang bersifat sakral dan berasal dari lingkungan keraton, khususnya kasunanan surakarta dan kasultanan yogyakarta. Pentas ini semacam cara-cara merawat seni nusantara.