Daster mungkin terilhami karena adaptasi iklim dan cuaca di Indonesia sangat panas dan tropis, bahan daster yang awalnya tebal diubah menjadi katun ringan yang menyerap keringat. Perempuan eropa seperti belanda dan lainnya menggunakannya sebagai pakaian santai saat membersihkan rumah agar baju utama mereka tidak kotor. Dan bisa jadi bangsa ini yang berada dalam rumah-rumah eropa ini yang biasanya mengenakan kain dan kebaya jadi kenal dengan busana longgar ini gaess. Seiring waktu berlalu ternyata perempuan Indonesia jatuh cinta dengan potongan pakaian ini karena potongannya yang gombrong, adem, dan sangat praktis untuk bergerak saat melakukan pekerjaan domestik rumah tangga. Makanya banyak produsen kain batik mencoba peruntungan mulai dari harga yang setara penghasilan rakyat pribumi, menengah dan yang mahal. Dan daster ini menjadi macam-macam jenis dan m otifnya pun berkembang pesat khas Indonesia, mulai dari kain batik, daster rayon bermotif daster karakter, hingga kini me...