tradisi lurik simbol kesederhanaan keteguhan prinsip dan jujur hatinya



Masyarakat jawa baik solo maupun jogja ataupun wilayah sekitar jawa tengah mempunyai pakaian tradisi mereka yaitu kain lurik. Info-infonya lurik ini diciptakan oleh sunan kalijaga gaess, dan kain lurik tadi dipakai sebagai bahan baju takwa atau surjan atau kebaya sebagai simbol ketakwaan dan keimanan terhadapa tuhan yang maha esa, kemudian diharapkan tumindaknya selalu eling lan waspada. Sehingga diharapkan dengan berpakainan lurik manusia terutama orang islam menajdi pribadi yang selalu ingat keesaan tuhannya gaess. Selain sebagai penghormatan budayaa lurik merupakan  uger-uger yang mengarahkan agar bisa mengendalikan hawa nafsu serta bertindak jujur setia penuh kesederhanaan. Amin. Baju iman dan takwa ini sengaja diciptakan untuk mengingatkan ajaran islam dengan dasar  budaya masyarakat jawa bukan mempopulerkan baju muslim timur tengah gaess. Biasanya surjan ini juga berpasangan dengan udeng atau blangkon yang memberikan sikap sopan santun, rendah hati dan kesalehan seseorang. 




 

Komentar