obrolan dipojok akhir kata-katanya, membuat bimbang
kamu datang bersama cerita tentang kepergianmu
pergi meninggalkan harapan untuk selalu datang
rupanya akhir kata-katanya kamu pamit pergi dariku
katanya kamu memberi kabar setiap jelang tidurku
katanya pergimu sementara, nyatanya tak kembali
sudah sewindu lamanya tanpa kabar baik darimu
bahkan anginpun tak kuasa mengejutkan rindu ini
menanti dan hanya menanti yang aku bisa menahanya
menghirup udara disekitarmu perih rasanya hati ini
kabarmu terukir di batu nisan enam tahun lamanya
maaf ,maafkan aku yang tak mengerti dan memahami

Komentar