apakah genZ punya budaya membaca



Budaya membaca GenZ di Indonesia tercatat adalah generasi yang mempunyai minat baca dari gen milenial dan genX gaess. Bahkan lebih dari duapuluhlima persen dari seluruh genZ suka membaca buku baik digital maupun buku secara fisik sementara gen milenial dan GenX tak lebih dari duapuluhan persen.  Tren ini didorong oleh pengaruh komunitas buku di media sosial seperti bookTok dan bookstagram, yang menjadikan membaca sebagai gaya hidup. Meskipun aktif di dunia digital, genZ banyak membaca buku fisik cetakan. Daya beli genZ  untuk mendapatkan buku juga lumayan.

Meskipun cara membaca genZ ini sudah tidak ada aturan pokok mengenai kesehatan mata dan kesehatan tulang belakang bisanya tak dirasakannya, yang penting nyaman membacanya. Ada yang rebahan di kasur, sambil ngemil atau makan, meliuk tubuh disofa bahkan ditaman sekitar sekolahan. Buku bacaannya juga macam-macam selain menguatkan literasi kelas, fiksi maupun literasi menambah wawasan, tetapi memang minat baca ini sepertinya belum menjadi budaya yang bertahan lama dan jangka panjang gaess. Selama tidak ada tantangan yang membikin para genZ galau cemas karena zonk pengetahuan tentang sesuatu maka tak akan membaca. Sehingga dalam mendampingi genZ penting sekali untuk selalu memberikan persoalan-persoalan baru yang belum dimengerti sekaligus cara menyelesaikannya semacam problem solving gitulah gaess.

Komentar