Seni budaya bali merupakan aset kebudayaan nusantara, dan semangat masyarakat dan pemerintah daerahnya pun sangat kuat untuk tetap melestarikan merawat dan menjaganya. Warisan budaya dalam maytarakat bali merupakan segei-segi kehidupanya gaess, jadi untuk menjalankannya sepertinya sudah menjadi kebiasaan turun temurun. Bagaimana tari bali diajarkan di pura maupun banjar di desa , sebagai pusat interaksi sosial dikampung-kampung. Dasar tari Bali yang utama dan paling mendasar terdiri dari tiga unsur gerak, yaitu agem, yaitu posisi atau sikap pokok tubuh yang tidak berubah-ubah atau pose dasar, baik dalam agem kanan maupun agem kiri. Berikutnya adalah tandang, yaitu cara memindahkan gerakan dari satu sikap pokok ke sikap pokok yang lain, termasuk gerak berjalan dan perpindahan posisi. Adalagi gerak dasar tangkep, yaitu cara berekspresi wajah, mata, dan penjiwaan yang disesuaikan dengan tarian misalnya seledet untuk menghidupkan karakter tarian. Ketiganya merupakan satu kesatuan gerak yang utuh dan menjadi fondasi utama dalam teknik menarikan tari bali gaess.
Kadang selain agem, tandang dan tangkep perlu ada gerakan penghubungnya
yaitu tangkis. Tangkis berfungsi menciptakan alur gerak yang
dinamis dan berkesinambungan, sering kali melibatkan ayunan tangan, perpindahan
posisi jari, serta koordinasi dengan gerakan tubuh agem dan mata seledet. Keren
banget yaa gaess, bahwa kebiasaan menari bali sangat tertata dan terorganisir
dibanjar serta regenerasinya gak putus nyambung terus dari generasi ke generasi
berikutnya .






Komentar