seni budaya jawa sangat bergantung pada kepedulian generasi mudanya




Maraknya acara-acara kesenian tradisional jawa beredar didunia maya melalui postingan di media sosial hari ini tak terlepas dari pergerakan anak-anak muda jaman sekarang gaess. Terutama genZ yang sejak kecil sudah sangat bersahabat dengan handphone, dan sisi ngulik aplikasi adalah sisi kratifitas yang susah sekali dibendung apalagi dilarang. Inilah dunia anak-anak genZ gaess, jadi cukup disuguhkan literasi yang pantas untuk mereka pelajari dan kemudian mereka kaji dan tidak perlu diarahkan pasti mereka akan menemukan cara-cara untuk respon cepat bahkan bisa saja langsung berpihak atau menolak. Jika dilihat aktifitas anak-anak muda ini rupanya mereka sangat peduli pada seni budaya jawa atau suku bangsa dimana mereka berpihak. Generasi ini memahami bahwa pergerakan seni budaya ini musrni autentik atas kemauan rakyat sendiri secara mandiri gaess. Keren yaa, karena tanggungjawab untuk merawat, melestarikan dan memajukan adalah tanggung jawab semua masyarakat. Makanya menanggap, memposting, meramaikan bahkan ikut terlibat adalah kepedulian yang sah-sah saja bagi mereka gaess termasuk juga mensyiarkan kabar dan info-info pementasannya ini sekaligus mengetuk pintu hati masyarakat banyak yang terkait dengan harkat martabat kebudayaan jawa atau nusantara gaess. Mari bersama merawat melestarikan memajukan senibudaya warisan leluhur kita.

Komentar