Dalam pertunjukan seni tradisional kuda lumping atau ebeg banyumasan, biasanya sebelum masuk keacara inti yaitu atraksi kuda lumping diawali dengan tari sesembahan gaess. Tari sesembahan ini bisa dikatakan sebagai ritual permohonan ijin pada sanga maha pencipta agar pertunjukan kali ini mendapatkan kelancaran, sekaligus sebagai tari pembuka dan penghormatan pada penonton dan tamu undangan yang hadir gaess. Ebeg ciwi-ciwi cantik menarikan kuda lumping dengan gaya gerakan penghormatan sert menyembah gaess. Ternyata seni tradisi warisan leluhur ini sejak awal diciptakan telah mengajarkan untuk hormat dan mohon ijin sebelum memulai sesuatu gaess. Tabik pada leluhur, dan berdoa agar tenang damai disisinya.








Komentar