ciwi ciwi genZ tidak terlibat dalam kesenian tradisional, mosok sih
Generasi muda seperti para genZ rupanya sudah lebih dari sekadar menyukai seni budaya, bahkan kini banyak mereka yang terlibat langsung dalam pementasan kesenian tradisional gaess. Jujur memang belum melihat data seberapa banyak dari mereka yang muai melibatkan diri dalam kesenian tradisional ini gaess, tetapi melihat dari unggahan di media sosial hampir setiap hari hadir menyapa jejaringnya. Lalu sebenarnya apa yang membuat mereka tergerak hatinya untuk terlibat baik secara langsung maupun menjadi support system dalam pergerakan kesenian tradisional . Alasan pertama ada keinginan agar warisan budaya leluhur ini tidak punah, mereka ingin melestarikan merawat dan menjaga bahkan juga memajukannya, berikutnya adalah seni budaya tradisional adalah identitas kultural yang mereka punyai sejak jaman nenek moyang. Ada juga keinginan memperbaiki manajemen sanggar atau komunitas menuju kematangan hiburan rakyat yang profesional sehingga mampu bertahan ditengah arus budaya global dan tetap survive diantara budaya negara-negara di dunia gaess. Disamping itu juga ada prospektif cuan dari apresiasi masyarakat pencinta kesenian tradisional gaess, cukup untuk seger-seger uang jajan dan tombo kesel gaess. Mungkin kalian ada yang punya alasan lain gaess...






Komentar