Ciwi-ciwi genZ kesurupan saat cek kodham
Komunitas
anak muda kekinian sering mengatakan
istilah cek khodam, ini adalah tren istilah
yang mewakili lelucon meme di media sosial. Tetapi semakin dipakai dalam pergaulan kini sering kali dipakai untuk menyindir
sifat seseorang yang suka bertingkah lincah, hiperaktif, atau tidak bisa diam
gaess. Tetapi seringnya menimpa ciwi-ciwi genZ , yang dianggap tingkahnya
berlebihan seperti tak terkendali. Kenapa istilah ini nyambung yaa gaess dalam
tren cek khodam dalam seni tradisional jaranan.
Cek kodham dalam istilah jaranan atau kuda lumping merujuk pada khodam yang berupa sosok gaib atau energi hewan tunggangan. Pemilik khodam ini sering kali diidentikkan dengan sifat energik, suka kesurupan trance jika mendengar alunan musik jaranan, lincah, penurut, namun bisa liar dan pemberani jika sedang menghadapi masalah. Dan hal ini perempuan muda jadi sangat sensitif banget gaess, apalagi masuk dalam komunitas jaranan padahal ini hanya cek kodham tetapi banyak dari mereka para ciwi-ciwi ini kesurupan padahal musiknya hanya dari sound system saja. Sangat mudah terbawa dan karena masih magang jaranan atau masih belum bisa mengendalikan kodham para penggambuh harus siap siaga untuk menjaga para jaranan muda tersebut agar tidak cidera atau mecelakai orang lain. Jika dirasa tidak terkendali para ciwi-ciwi yang kesurupan tersebut disadarkan gaess.
Dalam kesenian jaranan cek kodham ini adalah cara untuk memahami lebih lanjut, berkembang pemikiran yang memberikan pengetahuan tentang dunia ghaib itu ada dan manusia adalah mahluk yang tinggi kedudukannya dibanding roh ghaib tadi gaess. Dan sebagai pemain jaranan diutamakan untuk bisa mengendalikan nafsu amarah serta tingkah polah sosok pelindung gaib yang menyerupai entitas dalam kesenian jaranan, seperti roh kuda gaib, sosok penunggang kuda, atau makhluk mistis yang sering mengiringi pertunjukan tari jaranan dan seni tradisional lainnya. Pengendali jaranan akan dianggap memiliki karakter jiwa pekerja keras yang pantang menyerah, pemberani seperti prajurit yang siap perang, dan memiliki mentalitas yang kuat gaess. Mungkin fenomena pemikiran ini telah didalami sebagian oleh anak-anak genZ yang sedang mencari identitas dirinya gaess, dengan mengikuti cek kodham dalam latihan jaranan mereka akan menemukan karakternya. Dan bisa masukmenjadi anggota komunitas jaranan yang nantinya akan ikut bermain dan terlibat didalamnya. Mungkin ada pandangan lain gaess, agar bisa meluruskan atau memberikan kekayaan literasi untuk kita semua. salam budaya









Komentar