kesenian tradisional di jawa timur makin eksis





Kesenian tradisional di jawa timur makin kesini justru makin eksis, sepertinya genZ banyak yang menyukai dan memutuskan untuk terlibat didalamnya. Dan keterlibatan tersbut ditak semuanya ikut menjadi pemain secara langsung tetapi semaam menempati pos-pos sebagai supporting system kegiatan yang lebig besar yaitu untuk menjaga merawat melestarikan dan memajukan seni budaya bangsa ditengah kebudyaan besar dunia. Kener banget niatannya.

Coba kalau di tilik beberapa kesenian tradisional mulai dari timurnya jawa timur eksisnya seni gandrung, kuntulan, dan kendang kempul, janger banyuwangi dan lainnya, ke barat sedikit di jember eksis kesenian jaranan, patrol musik perkusi tradisional, canmacanan kaduk, macapat lalu di situbondo ada keket dan topeng kerte, dibondowoso singo wulung jadi seni populernya, lumajang jaran kencak ada juga tari khas tpoeng kaliwungu, glipang. Kemudian di probolinggo ada seni tradisional ada jaran bodhag, glipang, di malang raya populer seni bantengan, di daerah mataraman ponorogo dan sekitarnya ada seni reyog ponorogo dan jaranan kediri, barongan tulungagung dan trenggalek. Kethoprak dulu ada sih di ngawi. Wilayah pesisir seperti tuban dan sekitarnya ada seni sandur, tayupan. Lamongan ada seni jaran jenggo mirip dengan jaran kencak. Bojonegoro juga ada sandur, dan ada wayang tenghul gaess. Semua ini adalah kekayaan seni budaya daerah yang menjadi milik masyarakat pecintanya gaess. Tinggal bagaimana para genZ mengelolanya menjadi seni budaya yang makin menjanjikan sebagai unsur-unsur kebudayaan bangsa di era kekinian.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARONG JEMBERAN

pacu jalur trending di media sosial