peranan sinden dan dagelan di sesi limbukan yang bikin hangat suasana



Pertunjukan wayang kulit selain melakonkan cerita -cerita mahabarata dan ramayana dan sesi-sesi yang biasanya sangat dinantikan oleh pengemarnya gaess, yaitu goro-goro dengan karakter punokawan semar gareng petruk bagong waktu penonton sudah mulai mengantuk. Pada umumnya pertunjukan wayang kulit diawali dengan jejer, konflik kemudian goro-goro kemudian ending. Nah jika kalian senang dengan limbukan artinya jangan sampai melewatkan adegan-adegan jejer, dalam kerajaan dengan menceritakan putri dan ayahandanya. Nah saat sebelum tengah malam ada sesi limbukan yaitu semacam kata situasi sosial dan beberapa sindiran halus yang menghibur lucu dan dipenuhi joget dan tetembangan diperankan oleh karakter limbuk dan cangik. Saat inilah perang dagelan dengan joke segar bersama requestan tembang penonton yang nyawer untuk dinyanyikan oleh pesinden gaess. Disaat itu dagelan dan sinden ini dimainkan oleh dalang via sesi limbukan untuk menghibur penontonnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARONG JEMBERAN

pacu jalur trending di media sosial