pasar subuh memenuhi jalanan menyambut pelanggan





Fenomena pasar yang mulai bergerak dari dini hari merupakan perubahan gaya hidup masyarakat kota gaess, bagaimana tingkat persaingan dalam perdagangan serta waktu dan kesempatan yang kadang sangat tipis tersedia. Ekosistem pasar tradisional ini bukanlah suatu hal yang bisa diciptakan dan segampang pula menertibkannya, saat kios-kios dipasar masih terlelap dan belum bisa melayani pelanggan kesempatan waktu yang sedikit ini dimanfaatkan oleh para pedagang kecil yang tidak mampu untuk bersaing dengan lapak-lapak mereka yang harganya tak terjangkau. Makanya dengan berdagang dijalanan dekat pasar utama dengan waktu yang sempit masih bisa untuk memberi makan keluarganya.  Hal ini juga saling sambut oleh para pembeli yang merasakan perbedaan harga saat dini hari hingga subuh, apalagi dikota banyak resto dan warung serta katering yang lebih memilih belanja dinihari agar tak repot dalam menyiapkan menu -menu mereka. Dan masih ada waktu pula untuk tidak terlalu terburu-buru mengurus sarapan  keluarganya . 

Wow perputaran waktu ternyata sangat berpengaruh pada perubahan pola belanja di kota-kota , mungkin bisa lain kalau didesa karena mereka hanya sebagai produsen yang dinihari hanya setor pada pedagang lalu pulang, jadi yang bertransaksi setelahnya adalah pedagang-pedagang kecil pinggir jalan. Fenomena ini ada di seluruh kota di indonesia harusnya menjadikan periksa perencanaan kota, misalnya pasar kreneng depasar,pasar badung, pasar senen jaya, pasar rumput jakarta , pasar tanjung jember, surabaya ada pasar rungkut dan pasar kembang diarea jalanan sekitar pasar utama dan melebar hingga jalan raya menjadi pasar tumpah dari dini hari hingga jam enam pagi, semuanya harus bersih lagi.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARONG JEMBERAN

pacu jalur trending di media sosial