ciwi-ciwi bantengan bikin salfok penontonnya
Seperti dalam kesenian jaranan bahwa kesenian tradisional ini sudah tidak lagi didominasioleh laki-laki saja, seni bantengan malang raya juga kini banyak ciwi-ciwi genZ cantik berpenampilan menarik juga terlibat didalamnya. Untuk berpatisipasi ini mungkin saja banyak sekali pertimbangannya, tetapi yang lain utama adalah berbuat sebisanya untuk melestarikan kesenian bangsa sendiri apalagi secara kedekatan sosial berada dalam lingkungannya. Mungkin saja ada proyeksi cuannya, tetapi nampaknya adalah bumbu dari aktivitasnya. Tetapi itu juga termasuk dayatarik mereka ikut bergabung dalam bantengan.
Bahwa untuk melestarikan budaya sendiri seperti bantengan itu tidak harus menjadi pejabat dulu baru membantu tetapi dengan sosoknya sebagai genZ generasi penerus bantengan itu dapat merawat melestarikan bahkan mungkin juga mempromosikan identitas bangsa ini kedunia luar. Bisa saja perannya tidak hanya jadi pemain bantengan, membantu musisinya, bisa juga mempersiapkan arena, menjadi pendamping atau juga ikut mengatur penonton agar aman dari srudukan banteng mberot yang sedang kalap, bisa juga menjadi dokumentor dan konten kreatornya gaess. Ada perubahan yang signifikan setelah ciwi-ciwi genz ini terlibat dalam pentasan bantengan, penonton makin banyak dan makin apresiatif dan persebaran dimedia sosial makin meluas membumi gaess. Akibat positifnya bantengan makin dikenal masyarakat dan dicintai keberadaannya. Salam budaya




Komentar