endog abang simbol kesuburan



Secara tradisional, kuliner langka ini kerap diasosiasikan dengan perayaan hari besar islam di keraton yogyakarta seperti acara sekatenan atau gerebeg mulud, gerebeg pasa pas idulfitri, dan gerebeg besar. Tradisi endog abang ini sebagai simbol keberanian, kesuburan dan kehangatan persaudaraan dalam kehidupan yang akan terus berlanjut. Jaman dulu penjualnya biasa menawarkan sirih untuk nginang gaess sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur masyarakat jawa. Endog abang ini berasal dari bahasa jawa, berarti telur merah. Telur ini berupa telur ayam rebus yang cangkangnya diberi pewarna makanan berwarna merah. Dalam perkembangannya era ini munculnya penjual endog abang ini hanya pas sekatenan, yaitu hari-hari mendekati peringatan maulud nabi muhammad gaess, gerebeg lainnya sudah jarang ditemui penjual endog abang gaess.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BARONG JEMBERAN

pacu jalur trending di media sosial