merawat seribu pintu sebagai cagar budaya
Gedung lawang sewu di semarang dirancang oleh arsitek berkebangsaan
belanda yaitu conelius cosman citroen dengan pengawas firma kontraktor
belanda yang dikepalai oleh prof. jakob f. klinkhamer dan bj ouëndag, dan yang
kemudian pengerjaan pembangunanya secara bertahap. Pembangunan gedung utama
dimulai pada tanggal duatujuh februari sembilanbelas kosong empat dan selesai tiga
tahun kemudian, sedangkan bangunan tambahan dikerjakan pada tahun sembilanbelas
enambelas hingga selesai pada dua tahun kemudian. Gedung ini dibuat untuk
kantor pusat adminstrasi perusahaan kereta api, milik perusahaan swasta Belanda
bernama nederlandsch-indische spoorweg
maatschappij .
Hingga kini usia gedung lawangsewu sudah lebih dua abad gaess, dan gedung ini masih berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan menjadi destinasi wisata kota semarang. Bangunan yang unik dengan beberapa peninggalan barang-barang sekitar perkereta apian jaman dulu gaess. Mungkin kamu akan penasaran kenapa kok disebut lawang sewu, lawang itu artinya pintu dan sewu artinya seribu tapi apakah jumlah pintu dibangunan ini bener-bener seribu cobalah kamu hitung bersama kawan . Kesan nya memang seperti seribuan pintunya yaa gaess tapi menurut info-infonya jumlahnya nggak sampai seribu gaess hanya sembilanratus duadelapan gaess. Gedung lawang sewu di semarang resmi dibuka dan diresmikan sebagai destinasi wisata sejarah serta museum perkeretaapian pada lima juli duaribu sebelas oleh ani yudhoyono, setelah selesai menjalani proses restorasi besar-besaran yang diprakarsai oleh pt kereta api indonesia. Selain bisa membuktikan pintunya dan melihat jendela besar gaya kolial belanda di dalamnya wisatawan dapat melihat replika kerta uap, koleksi kaca patri, ruang pameran, wahana imersif berbasis teknologi. Gaes jika penasaran pas kamu kesemarang sempatkan mengunjungi lawang sewu dan di depannya ada juga tugumuda cantik banget pas malam hari.






Komentar