puan tak usah kekiri kanan, lebih baik kamu terbang


dua sisi sejalan sejurus menjalari puan
sejak dulu hingga kini meraih rembulan
adakalanya tipis empuk bisa tuk sandaran
tapi tetap saja tegas membatas impian

tebal setebal gunung es bikin kebekuan
puan dipatok kebiasaan hingga kebiruan
darah mudanya tersedak kodrat ilahiah
berkutat diwilayah domestik tanpa bahaya

sebenarnya bukan rantai yang mengikat
tapi keliaran nafsu dunia puan terjerat
diujung masa remajamu selalu diingat
tentang rumah imam yang sah kamu jabat 










 

Komentar

Anonim mengatakan…
bener tuh kaka kiri tembok kanan tembok yah bagusnya terbang melayang cari tempat bagus kejarlah mimpimu