Postingan

amabilis Indonesia banget

Gambar
Katakan dengan bunga rupanya kini semenjak dunia dilanda virus pandemi corona ini perempuan-perempuan baik yang muda maupun yang tua dewasa hobi beralih ke perawatan bunga. Apa mungkin karena mereka banyak waktu dirumah sehingga sering bikin bete dan gabut, maka kini akan ada perubahan dengan merawat bunga apapun itu. Salah satunya adalah bunga anggrek, tahukah kalian bahwa keindahan bunga anggrek memang sudah mendunia. Keindahnya menginspirasi lagu pop bahkan dulu sempat populer dimasanya, bunga anggrek dijadikan judul lagu . judul lagu Setangkai anggrek bulan yang dipopulerkan oleh Broery romantika ini merupakan sebuah penghargaan terhadap species asli anggrek Indonesia (phalaenopsis amabilis) Meski banyak jenis anggrek , mungkin pada waktu itu yang tenar  adalah anggrek bulan atau biasa disebut amabilis. Inilah lirik lagunya. Setangkai anggrek bulan , Yang hampir gugur layu Kini segar kembali entah mengapa  Bunga anggrek yang kusayang Kini tersenym berdendan...

eksisnya seni tradisi di jember

Gambar

Orang Jawa punya adat ketika membangun rumahnya

Gambar
  Kebutuhan rumah (papan) merupakan salah satu dari tiga kebutuhan primer manusia, kebutuhan primer lainnya adalah sandang dan pangan. Dalam salah satu pepatah mengatakan bahwa Home sweet home atau Rumahku adalah Istanaku, oleh sebab itu sekiranya perlu memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan rezeki. Rumah atau omah dalam bahasa Jawa mempunyai arti tempat tinggal. Dalam pandangan orang Jawa rumah bukan sekadar tempat tinggal, bernaung atau berkumpulnya keluarga. Rumah yang juga disebut wisma merupakan simbol harkat, martabat dan juga kesempurnaan terutama bagi laki-laki. Rumah dalam masyarakat Jawa merupakan bangunan yang diumpamakan pohon dengan bagian-bagiannya yang saling terkait dukung mendukung dan membutuhkan. Rumah tanpa pendapa bagaikan pohon tanpa batang. Rumah tanpa dapur diumpamakan rumah tanpa buah, tidak ada yang diharapkan. Rumah tanpa kandang diumpamakan pohon tanpa daun, tidak bisa untuk berteduh. Rumah tanpa gapura/te...

ANUGRAH TERINDAH UTUK JEMBER

Gambar
salah satu perempuan Jember telah membuktikan pada dunia dan nasional bahwa  dia sosok yang ulet dan tidak mudah untuk disepelekan dan dicampakkan  namun kini namamu disanjung dan digemakan seluruh seantero jember diyakini akan membawa masa depan kota ini diperhitungkan lagi kamu adalah anugrah terindah untuk masa-masa suhu politik sedang nanas semoga kau tetap semangat dalam meraih cita-citamu dan kami sebagai warga jember selalu mendukung langkahmu majulah perempuan perempuan jember tunjukan pada Indonesia bahwa sebenarnya engkau mampu jalanmu semakin terbuka lebar diblantika musik tanah air hiasilah setiap nada-nada yang mengalun dengan suaramu kami disini bersaksi kaulah yang menjadi ratunya kami disini bersaksi kau akan mencapai puncakmu semoga kamu tidak akan lupa keberkahan yang diberikan Tuhan semoga lancar jaya

JETOS MENDUKUNG CULTURE FIESTA 2020

Gambar
Ajang berkesenian sudah lama dinanti oleh para pecinta dan pengerak seni, terutama seni tari di kabupaten Jember rasanya seperti tidak mau stagnan,terus dinamis. Nah gaes 14 maret 2020 di Jetos diselengarakan ajang kreasi anak muda untuk menampilkan garapannya. Simak terus yaa Era milenial merupakan era digital, hampir seluruh anak muda terjangkit dengan kebutuhan gadget di setiap waktunya. Lalu apakah hal ini akan berpengaruh dalam aktifitas berkesenian para seniman di kabupaten Jember ? Ternyata aktifitas berkesian di Jember masih terasa eksis . Bahwa perkembangan kesenian di kalangan muda mudi saat ini nampaknya semakin berkembang dengan pesat dengan di lihat dari banyaknya kreatifitas yang terlahir dari generasi muda.  Seni secara universal masuk dalam ranah digital , banyak sekali yang sudah dihasilkan dari kreatifitas anak muda disini misalnya seni disain, cinematografi dan photografi serata banyak lainnya. Nah salah satu bidang kesenian yang mulai banyak di tek...

Sejarah biara budur Candi Borobudur

Gambar
Pertama kali Candi Borobudur ditemukan pada sekitar tiga ratus tahun lampau,tempat ini masih berupa hutan belukar,   oleh penduduk sekitar disebut Redi Borobudur. Nama Borobudur ditemukan dari naskah Negara kertagama karya Mpu Prapanca pada tahun1365 Masehi, disebutkan tentang biara di Budur. Kemudian pada Naskah Babad TanahJawi (1709-1710) ada berita tentang Mas Dana, seorang pemberontak terhadap Raja Paku Buwono I, yang tertangkap di Redi Borobudur dan dijatuhi hukuman mati. Kemudian pada tahun 1758, tercetus berita tentang seorang pangeran dari Yogyakarta, yakni Pangeran Monconagoro, yang berminat melihat arca seorang ksatria yang terkurung dalam sangkar. Pada tahun 1814, Thomas StamfordRaffles mendapat berita dari bawahannya tentang adanya bukit yang dipenuhi dengan batu-batu berukir. Berdasarkan berita itu Raffles mengutus Cornelius, seorang pengagum seni dan sejarah, untuk membersihkan bukit itu. Setelah dibersihkan selama dua bulan dengan bantuan 200 orang pendu...

Jinggo Pratama mengisi Kesenian Remo dalam Panggung Festival HAM 2019

Gambar
Panggung kesenian yang ada di alun-alun kota jember malam ini adalah gelaran seni oleh para seniman Jember. Pertama dihentakkan oleh alunan musik perkusi yang berkolaborasi dengan hadrah dan kendang menjadi Hadrol yang kini menjadi musik perkusi khas Jember. Para hadirin yang hadir nampak terpukau dan berupaya merekam suguhan seni hadrol ini, setelah alunan hadrol mereka memberikan aplaus yang meriah. Mungkin dengan dihadirkannya sajian kesenian malam ini mampu membikin fresh sekaligus menghilangkan kepenatan para peserta Festival HAM dari lima belas negara, dengan padatnya jadwal acara sehingga menguras tenaga dan pikiran mereka. Berikutnya hadir pula seni Remo merupakan kesenian tradisional khas Jawa Timuran . Seni Remo merupakan partisipasi dari   , Jinggo Pratama komunitas masyarakat kesenian Desa Lojejer   Kecamatan Wuluhan mewarnai acara pentas seni Festival HAM. Mereka merupakan seniman-seniman yang sudah lanjut usia, dan memang mendedikasikan dirinya untuk se...