para sufilah yang mengajari ngopi
Budaya ngopi dalam catatan sejarah awalnya mulai abad 15 Masehi. Kopi ini berasal dari Ethiopia daratan afrika masuk persia melalui Yaman pada akhir abad 15, dan para ulama sufi waktu itu justru menemukan khasiatnya yaitu dengan minum kopi bisa menahan ngantuk. Karena zat yang ada dalam kopi tersebut bisa membuat mereka lebih berkonsentrasi sat ibadah. Dari Yaman kopi merambah ke kota-kota Islam di Hijaz, Mesir, dan Syam pada abad ke-10 H yang saat itu berada di bawah Dinasti Mamluk (1250-1517 M).Di beberapa wilayah negeri Syam, saat itu kopi identik dengan tarikat Syadziliyah. Dalam tradisi ngopi mereka, cangkir kopi pertama ditumpahkan ke tanah. Itulah ‘jatah’ pendiri Tarikat Syadziliyyah. Jadi, para sufi itulah yang mengajari ngopi Sejarawan Ibn al-Imad (w.1089 H), penulis biografi ulama, Syadzarât al-Dzahab, mencatat, Abu Bakar bin Abdullah, ulama pengikut tarekat Syadziliyah, diketahui membuatnya dengan biji kopi (al-bunn) dari Yaman. Ternyata bisa membuat mata melek,...